Subscribe to Our Newsletter ! Free and No SPAM !

Jumania, Salam Terakhir Dan Tersenyumlah Dari Kami

logoblog
Sapaan khas darimu dengan suara cempreng kini menjadi kenangan. Pukulan layaknya seorang adik yang meminta traktiran kini menjadi kenangan. Maafkan kami jika kami hanya mengenang semua tentangmu.

Walau kami bermandikan air mata kau tidak akan kasihan sedikitpun dengan kami. Kau berbaring, tersenyum begitu tenang. Kami tahu, semua makhluk hidup akan dijemput olehnya namun ada hal yang tidak kami tahu. Yaitu, kapan? Kapan jemputan itu akan datang.

Layaknya dirimu, kami sempat bercanda padamu, mendapat kabarmu, dan tiba-tiba berita duka itu membuat kami tertunduk layu.
Kami hanya makhluk biasa, kami tidak kuasa untuk menolak jemputan itu. Kami hanya dapat menerimanya walau kesedihan ini tidak dapat kami bendung.
Bermula, tanggal 6 Juni 1997 Kau menangis dan mereka bahagia. Tepat, Tanggal 6 September 2017 Mereka bersedih karena dirimu. Itu karena mereka mencintaimu dan menyayangimu.

Kami hanya bisa berkata sambil meneteskan air mata untukmu "Terima Kasih Jumania" Yang kau berikan pada kami semua sangat berharga bagi kami. Walau itu hanya sebuah kenangan untuk kami.
Maafkan kami, jika diantara kami tidak sempat hadir untukmu, terakhir kalinya. Kisah hidupmu yang kau berikan pada kami kini menjadi kenangan buat kami. Terima kasih telah hadir diantara kami semua. Ada banyak cerita nantinya yang akan kami ceritakan. Namun, terima kasih Jumania.
---
Kak Fales, sapaan hangat darimu, seperti adik yang meneriaki kakak meminta traktiran. Karena seringnya kau berteriak, Cempreng akhirnya melekat padamu.

Terima kasih untukmu dan maaf jika Kak Fales, tidak sempat melihat senyuman terakhirmu. Hanya Al-Fatihah, yang dapat kukirimkan untukmu cempreng.

Selamat Jalan Jumania
๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Al-Fatihah

Berikan Tanggapan Anda Untuk Tulisan Ini