Subscribe to Our Newsletter ! Free and No SPAM !

Pemberian Yang Menjadi Kenangan Bersamamu

logoblog
Aku tidak pernah berpikir akan bersamamu.

Bagiku kau adalah orang yang berbeda, mau bagaimana lagi. Aku mendengarnya dari mulut kawanmu. Aku tidak tahu apakah itu benar atau salah. Namun bagiku kau adalah wanita shaleha pada umumnya.

Kenyamanan, rasa suka kemudian sayang dan akhirnya aku mencintaimu.
Mereka datang bertahap.
Entah kenapa, seperti ini. Setiap aku bersamamu.

Kau aneh, pemarah, cengeng, tapi aku tidak tahu kenapa aku ingin bersamamu. Ketika aku mencintaimu. Terungkaplah semua rasa ini padamu dan kau pun membalasnya dengan hal yang serupa.

Kini kabarmu menjadi penyemangat buatku, menjadi nasehat untukku, dan menjadi alasanku untuk bersamamu.

Kau memberikanku alasan untuk kembali berjuang. Mencoba menerima masa lalu untuk menatap masa depan yang cerah.

Namun semuanya berubah, aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Aku hanya menyendiri dalam nuansa nostalgia bersamamu.

Janji ini masih aku jaga, sama halnya namamu yang ada disetiap doaku. Walau kau tidak ingin lagi menatapku, bagiku kau adalah hal yang harus aku pastikan.

"Iyah... Hatiku berbunga-bunga sepanjang hari karena pemberianmu, terima kasih banyak..." Ucapmu.

Aku hanya bisa mengingat kenangan bersamamu. Maaf jika aku salah, telah jujur.

Maaf jika aku keras kepala memilihmu, bagiku kau adalah ketenangan yang ingin kumiliki dalam ikatan yang sah. Sebelum aku keluar dari tempat ini, aku akan memberikan apa yang telah hilang itu. Untukmu dan untuk mereka.

Berikan Tanggapan Anda Untuk Tulisan Ini