Subscribe to Our Newsletter ! Free and No SPAM !

Wanita Lain Yang Menjadi Miliknya

logoblog
Hati tak tentu arah, mengukir kata tak tentu arah pula. Sebaris kata mesra menyiram bunga yang telah lama mati "Aku Cinta Kamu". Terbawa mimpi mencoba meraba, indahnya takkan binasa hapuskan lara tepiskan perih-perih yang ada.

Hay Kampret, kau perempuan yang membuatku tersiksa. Mimpikan aku berbisik lembut dalam telingamu. Dari hati yang selalu rindu, ingin melihatmu berganti 'HAL' denganku.

Pejamkan mata, cintalah yang berbicara. Indahmu bagaikan kertas yang tak tertuliskan apapun dan sifatmu bagaikan ludahku yang keluar bersama manisnya janji.

Andai tangan ini berkharisma layaknya ibuku, akan kutuliskan keindahanmu namun menulis perasaanku disini, sudah cukup menepiskan yang ada. Aku hanya lelaki biasa yang tidak ada apa-apanya dihadapanmu. Kau yang menginginkan kemauanmu terwujud menjadikanku budak untuk sebuah cinta.

Kau dapat kubiarkan pergi karena akulah yang menulismu. Senyuman palsu yang kau berikan membuat alam semesta ini berbisik. Kau adalah miliknya bukan milikku.

Ketika kau telah selesai, nantinya kau bukan milikku melainkan miliknya.

Berikan Tanggapan Anda Untuk Tulisan Ini