10 Bulan lalu, itu pertama kali saya mendengar kabar tentang Rohingya dan kini kabar itu kembali dengan kabar buruk. Saya tidak terlalu tahu pasti tentang permasalahan di Myanmar. Apakah itu tentang konflik agama atau politik. Tapi bagi KAMI. Itu sudah seperti pembantaian manusia.
Diburu layaknya kelinci, dipukul dan dikuliti layaknya sapi, dibakar layaknya ikan, ditembak layaknya pengedar narkoba, mereka bukan hewan melainkan mereka manusia.
Manusia, manusia, manusia, sama halnya dengan kalian. Buddha mengajarkan kasih sayang bukan kekejaman. Kalian dan mereka serta kami, terlahir sebagai manusia yang memiliki kasih sayang. Kita berbeda agama, kasihan melihat mereka layaknya hewan dan kalian yang membantai tidak memiliki rasa kasihan itu?
Kejadian ini menggambarkan dan memberitahukan kepada dunia bahwa teroris itu tidak terlahir dari islam namun terlahir dari pribadi kita sendiri dan kejadian ini juga, membakar hati muslim dunia untuk melakukan tindakan nyata.
Bukan dengan membantai dan membunuh mereka untuk menyelesaikan konflik ini.

Foto ini adalah sebagian dari penderitaan mereka. Foto mereka terbentang luas di mesin pencari Google.
Dunia telah menyoroti tragedi sadis ini, dibantai, dibunuh tanpa ada rasa ampun dan kasihan. Dimana HAK ASASI MANUSIA tidak berlaku dihadapan mereka. Kasih sayang adalah air mata mereka dan teriakan adalah permohonan mereka.
Mereka bukan saudara Anda, bukan keluarga Anda, bukan kenalan Anda, bukan dari negara Anda. Namun karena mereka manusia, seperti halnya kita, jadilah manusia yang memiliki kasih sayang itu untuk membantu mereka. STOP PEMBANTAIAN ROHINGYA MYANMAR.
Tanpa rasa kasihan kalian memamerkan bagaimana cara kalian membantai dan membunuh mereka.
KENGERIAN INI HARUS DIHENTIKAN. Kami bersatu untuk membantu mereka untuk mendapatkan kebebasan mereka. KARENA KAMI MANUSIA.
Maafkan kami tidak bisa memberikan peran besar dalam menyelesaikan tragedi keji ini.
Hanya bantuan dan doa yang bisa kami kirimkan. Semoga bermanfaat dari KAMI, INDONESIA.
Peduli Rohingya Myanmar. Sulawesi Selatan, Barru, PMII For Rohingya
Save Rohingya Myanmar, Sulawesi Selatan, Parepare, STAIN Parepare For Rohingya.
KARENA KAMI MANUSIA, FOR ROHINGYA MYANMAR




0 komentar:
Berikan Tanggapan Anda Untuk Tulisan Ini