Subscribe to Our Newsletter ! Free and No SPAM !

Kekhawatiran Itu Menghampiriku Juga

logoblog
Ada hal yang tidak perlu kutuliskan pada 05/07/2017 yah! Entah kenapa ini akan menjadi hal yang sangat menguras perasaan yang tidak bisa jauh darimu. Tidak rela dengan ini semua namun ini adalah tuntutan yang harus kau jalani, sedangkan aku hanya duduk termenung seperti seorang yang kehilangan jati diri.

Sulit rasanya. Aku tidak mampu membelikanmu jaringan untuk dapat mengabarimu yang jauh disana. Aku khawatir dengan apa yang akan terjadi denganmu. Intinya aku tidak merelakan. Namun, ada rasa sesal yang harus saya terima dan harus kusyukuri.

Saat melihatmu, aku merelakanmu untuk memenuhi tuntutanmu namun saat kuberpaling membelakangimu dan berbalik melihatmu. Rasa ini berkata lain, tidak ingin jauh darimu. Kau masih dalam keadaan kurang sehat, ingin rasanya menemanimu namun belum saatnya untukku. Tertunduk layu berjalan seperti orang yang kehilangan semangat untuk menentukan hidup selanjutnya.

Aku hanya berkata dalam hati, akhirnya tiba juga hari dimana kekhawatiran dan kesepian mengisi hari-hariku. Berselang satu jam, kabarmu membuatku khawatir tentang keadaanmu yang kurang sehat. Kegelisahan menguasai diriku, berusaha mengabarimu namun ketidak nyamanan yang kuberikan padamu. Aku minta maaf.

Walau aku mengingat kata-kata yang kau berikan padaku. Sulit rasanya untuk memenuhi karena kekhawatiran ini. Ini bukan lagi omong kosong ini nyata ada pada diriku kalau aku mencintaimu.

Dengan keadaan yang seperti itu, kau tetap memberiku harapan dengan berkata perbaiki dan jaga hafalan Qur'an yang Allah berikan padamu. Entah kenapa disaat itu aku merasa bersalah. Kurang yakinnya diriku kepadamu.

Terima kasih. Telah menyakinkanku lagi. Ada janji yang harus kutepati. Karena malam itu aku kembali berjanji padamu bahwa aku akan mewujudkan janji yang tak nampak ini di hadapanmu.

Tetaplah dengan janji yang kau berikan padaku.  Bahwa ada seseorang pria yang menunggumu kembali pulang, berjalan pada kesepian untuk mendekatkan diri Pada-Nya disaat kau jauh darinya dengan doa yang dekat padanya.

Terima kasih telah memilih kata mustatir untuk kembali kepadaku.

Berikan Tanggapan Anda Untuk Tulisan Ini