Subscribe to Our Newsletter ! Free and No SPAM !

Maafkan Dia Jika Telah Mencintaimu

logoblog
Kembali lagi, termenung menulis kata untuk dunia walau dunia menolak. Izinkan saya kembali menulis di ingatanmu "Paper Blog" Mungkin cerita ini cukup panjang yang akan membuat ingatanmu lupa tentang siapa saya sebenarnya.

Aku jatuh cinta dengannya, sebuah kata yang begitu klise untuknya. Walau begitu aku jatuh cinta dengannya. Kata yang sulit dijelaskan hingga tidak ada penjelasan yang pasti dengan kata tersebut. Hanya ditujukan pada orang yang diinginkan.

Tidak ada sama sekali terbesit dalam pikiranku maupun hatiku bahwa aku akan seperti ini. Tidak ada! Aku hanya menemaninya duduk, tertawa, menikmati hari bersamanya. Namun hal itu tidak dapat terelakkan. Aku mencintainya. Namun aku sadar akan posisiku, yang sulit untuk diterimanya. Ribuan kata telah kutuliskan dalam Paper Blog ini, Akhirnya aku kembali lagi menulis kata cinta untuknya.

Entah ini bermula dari mana? Yang kutahu saat berjalan bersamamu aku nyaman. Padahal yang kukatakan hanya kata "Maaf" karena wajah yang biasanya riang itu kini terlihat sakit. Hanya itu.

Maafkan aku... Jika aku telah mencintaimu. Aku tahu ini salah namun aku tidak ingin mengorbankan yang lain hanya karena aku mencintaimu. Apa yang akan kau ucapkan nantinya aku akan menerimanya. Maka dari itu maafkan aku, jika aku telah mencintaimu.

Aku tidak tahu apakah ini benar atau salah. Jika ini benar izinkan aku untuk mencintaimu namun jika ini salah biarkan aku pergi perlahan bersama perasaan ini. Walau begitu aku tahu, kau akan menolaknya dengan beralasan.

Maafkan aku... Jika aku telah mencintaimu. Kau telah menolongku perlahan untuk bangkit dari kelalaianku. Kau menghapus keraguanku. Kau memberiku harapan baru. 13 05 di waktu itu.

Tapi nyatanya tidak! Aku selalu membuatmu bersedih, kecewa, sakit, marah. Walau begitu aku tidak ingin berpisah, aku tidak ingin jauh denganmu. Aku akan terus menolak akan hal itu darimu. Kau mengajarkanku, Kau menasehatiku, Kau mendoakanku, itu semua hal baru yang kuketahui darimu. Walau hal baru aku telah membuatmu sakit dan kecewa.


Maafkan aku... Jika aku harus memilih dan jika aku harus meminta. Aku ingin kau bersamaku, memohon dalam satu atap Atas-Nya.

Maafkan aku jika aku khianat. Aku sakit. Memeluk badan sambil menghelus kesakitan. 
Tidur bersama sutra lembut berbalut jarum hitam menyakitkan, bersembunyi dalam lembutnya sutra. Namun aku masih tetap mencintaimu. Maafkan aku jika aku telah mencintaimu.

Berikan Tanggapan Anda Untuk Tulisan Ini