Subscribe to Our Newsletter ! Free and No SPAM !

Kumohon Terakhir Ini, Meriahkan Asrama Lagi

logoblog
Menulis lagi dan lagi. Menyenangkan walau terkadang bosan. Kalau kau bagaimana? Bisakah saya menulis kata curhat untuk dunia? Tidak apa-apa walau dunia menolak saya tetap akan menulis.

Ceritanya seperti ini, berbagai angin yang berhembus menerpa wajahku dengan nada suara yang berbeda. Nadanya seperti ini "Saya tidak mau mengikuti Lomba Bahasa!" Saya kembali berpikir, kata seperti apa yang dapat meyakinkan mereka untuk bisa turut serta dalam memeriahkan kegiatan terakhir asrama. Walau begitu tidak ada kata yang pas untuk disampaikan kepada mereka, nantinya juga akan dibalas balik. Ada kegiatan diluar atau tidak ada keahlian untuk itu.

Hari dimana kita semua menyampaikan nama, tempat tinggal, alumni, dan lain sebagainya tidak akan terulang kembali. Hari dimana kita semua cekcok karena hal tidak akan terulang kembali. Hari dimana kita keluar ke berbagai penjuru kampus mencari air untuk ke WC tidak akan terulang kembali. Hari dimana kita duduk bersama berbahasa Arab dan Inggris tidak akan terulang kembali. Hari dimana kita bermasalah dengan pembina tidak akan terulang kembali. Hari dimana kita ditimpa ujian Dari-Nya di asrama tidak akan terulang kembali.

Hari itu tidak akan terulang kembali, hanya tinggal jadi kenangan dalam benak kita semua. Disaat kita melewati tempat itu kita akan mampir dan ditempat itu canda tawa, cerita dan berbagi pengalaman akan nampak di wajah kita. Dan setelah itu kita akan meninggalkannya kembali ke tempat kita, masing-masing berada.

Jangan tinggalkan kegiatan terakhir itu, sebelum semuanya menjadi kenangan. Hari itu tidak akan kembali setelah semuanya menjadi kenangan.

Kau tahu, sekarang ini saya masih dalam keadaan bingung. "Hidup itu pilihan"katanya. Saya dibuat terdiam dengan perkataan itu. Saya harus memilih sebelum semuanya terlambat.
Mungkin cerita ini cukup panjang, jadi bersabarlah. Saya tahu kau tersiksa ditekan terus menerus olehku karena sebuah curhatan yang bahkan dunia menolak. Bersabarlah kawan.

Sedikit lagi kita akan saling berfoto satu sama lain, satu dengan mereka dan satu dengan semuanya. Sekali lagi hari itu tidak akan terulang kembali. Harapku untuk kita semua, meriahkan sekali lagi asrama kita. 

Hadapi keraguan kita, hadapi kenyataan kita, hadapi kekurangan kita, untuk berdiri disana untuk terakhir kalinya di asrama. Mereka yang mengajar kita akan melihat kita, tersenyum bahagia.

Kumohon terakhir ini saja. Kita meriahkan asrama sebelum kita mengangkat tas masing-masing dan berkata Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Hari itu akan ada air mata yang jatuh dengan ikhlasnya sambil memeluk erat. Kumohon meriahkan kegiatan terakhir ini, meriahkan asrama sekali lagi dengan canda tawa bahagia. 
Ekspresi yang nampak pada wajah kalian tidak akan sama saat kita bertemu dalam suasana yang berbeda. Meriahkan kembali asrama sekali lagi, tempat itu akan menjadi kenangan kita kelak. Benih-benih cinta atau pertengkaran akan menjadi kenangan kita kelak.

Kau tahu, walau saya kurang tahu akan berbahasa setidaknya saya tidak ingin melewatkan hari itu dengan tertidur toh saja. Walau saya meminta, mereka tidak akan kembali seperti dulunya lagi. Jika saya tidak memeriahkannya untuk terakhir kalinya.


Kumohon kepada kalian untuk memeriahkan asrama sekali lagi. Sebelum kesan dan pesan kita sampaikan kepada mereka saat acara perpisahan asrama.


Mungkin, tulisan ini telah selesai dan tinggal dibaca oleh dunia walau dunia menolak. Kumohon Nah sama kalian semua😊

Berikan Tanggapan Anda Untuk Tulisan Ini